Algoritma , Belajar Algoritma pemograman pengertian, penyajian, struktur,dan syarat syarat Algoritma
Hallo gaes welkom bek :v
Untuk kali ini saya mau bahas tentang Algoritma :v
Materi kali ini w ambil dari buku catatan w waktu kelas 1 SMK dulu ea , Sewaktu belajar Algoritma :v
Untuk kali ini saya mau bahas tentang Algoritma :v
Materi kali ini w ambil dari buku catatan w waktu kelas 1 SMK dulu ea , Sewaktu belajar Algoritma :v
Sebelum masuk ke pembahasan, buat kopi dulu ea biar tambah nyaman :v
Langsung saja :v
Kita mulai dari pengertian nya dulu :v
Algoritma adalah serangkaian langkah-langkah yang disusun menjadi urutan logis untuk mencapai tujuan.
---) Syarat-syarat algoritma : Menurut Donal E Knut :
1. Finiteness ( keterbatasan )
Algoritma harus berakhir setelah melakukan sejumlah proses.
Algoritma harus berakhir setelah melakukan sejumlah proses.
2. Definteness ( kepastian )
Setiap langkah Algoritma harus di definisikan dengan tepat & tidak menimbulkan makna ganda.
Setiap langkah Algoritma harus di definisikan dengan tepat & tidak menimbulkan makna ganda.
3. Input ( Masukan )
Sebuah Algoritma memiliki masukan.
Sebuah Algoritma memiliki masukan.
4. Output ( Keluaran )
Sebuah Algoritma memiliki keluaran.
Sebuah Algoritma memiliki keluaran.
5. Effectineness
Langkah Algoritma di kerjakan dalam waktu yang wajar.
Langkah Algoritma di kerjakan dalam waktu yang wajar.
---) Struktur Algoritma :
Algoritma memiliki 3 Struktur dasar yaitu Runtutan ( Sequence ) , Pemilihan ( Section ) , dan perulangan ( Repetion ).
1. Struktur Runtutan.
Algoritma Runtutan terdiri dari satu atau lebih intruksi yang di kerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisan Algoritma tersebut.
1. Struktur Runtutan.
Algoritma Runtutan terdiri dari satu atau lebih intruksi yang di kerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisan Algoritma tersebut.
2. Struktur Pemilihan.
Pada struktur pemilihan , suatu intruksi di kerjakan jika kondisi tertentu di penuhi. Apabila kondisi pemilihan tidak dipenuhi maka intruksi tersebut akan diabaikan dan dilanjutkan dengan pengerjaan intruksi selanjutnya.
Pada struktur pemilihan , suatu intruksi di kerjakan jika kondisi tertentu di penuhi. Apabila kondisi pemilihan tidak dipenuhi maka intruksi tersebut akan diabaikan dan dilanjutkan dengan pengerjaan intruksi selanjutnya.
3. Struktur Perulangan.
Pada struktur perulangan, suatu intruksi dikerjakan secara berulang-ulang selama kondisi tertentu dipenuhi. Apabila kondisi pengulangan tidak terpenuhi lagi maka intruksi tersebut akan berhenti.
Pada struktur perulangan, suatu intruksi dikerjakan secara berulang-ulang selama kondisi tertentu dipenuhi. Apabila kondisi pengulangan tidak terpenuhi lagi maka intruksi tersebut akan berhenti.
---) Penyajian Algoritma :
1. Flowchart
2. Pseoudocode
3. Bahasa pemrograman
2. Pseoudocode
3. Bahasa pemrograman
1. Flowchart .
Suatu Bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses ( intrupsi ) dengan proses lainnya dalam suatu program :v
Suatu Bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses ( intrupsi ) dengan proses lainnya dalam suatu program :v
Secara umum urutan dasar pemecahan masalah dengan Flowchart adalah sebagai berikut :
--> Start : Berisi intruksi-intruksi untuk Persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan masalah.
--> Read : Berisi intruksi dalam pembacaan data dari suatu input.
--> Process : Berisi kegiatan yang berhubungan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
--> Write : Berisi intruksi untuk merekam hasil kegiatan dan dikirimkan ke output.
--> End : Mengikuti kegiatan pengolahan.
--> Start : Berisi intruksi-intruksi untuk Persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan masalah.
--> Read : Berisi intruksi dalam pembacaan data dari suatu input.
--> Process : Berisi kegiatan yang berhubungan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
--> Write : Berisi intruksi untuk merekam hasil kegiatan dan dikirimkan ke output.
--> End : Mengikuti kegiatan pengolahan.
Contoh :
Flowchart dibawah ini adalah contoh lainnya yang menunjukkan bagaimana cara menerjemahkan Algoritma menjadi flowchart. Berikut flowchart untuk menghitung luas lingkaran dengan rumus Luas =Ï€2 :
Algoritma :
- Tentukan nilai phi dan r
- Hitung L = phi x r2
- Cetak Hasil
- Program Selesai
2. Pseoudocode.
Bahasa semu / pseoudocode dalam penyajian nya menggunakan simbol yang mirip dengan kode yang ditulis dalam pemograman.
Bahasa semu / pseoudocode dalam penyajian nya menggunakan simbol yang mirip dengan kode yang ditulis dalam pemograman.
--> Aturan Penulisan Pseoudocode :
Judul : Algoritma
Deklarasi --> Mendefinisikan semua nama digunakan dalam program. Nama tersebut berupa tahapan perubah tipe data prosedur.
Deskripsi --> Berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah.
Deklarasi --> Mendefinisikan semua nama digunakan dalam program. Nama tersebut berupa tahapan perubah tipe data prosedur.
Deskripsi --> Berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah.
Contoh :
--> Algoritma menghitung luas persegi panjang.
--> Algoritma menghitung luas persegi panjang.
=> Algoritma :
1. Masukkan panjang.
2. Masukkan lebar.
3. Nilai = panjang × lebar.
4. Tampilkan luas.
1. Masukkan panjang.
2. Masukkan lebar.
3. Nilai = panjang × lebar.
4. Tampilkan luas.
Judul : Luas persegi panjang
Deklarasi : Panjang , Lebar
Deskripsi : Start
Input panjang
Input lebar
Luas × lebar
End
Deklarasi : Panjang , Lebar
Deskripsi : Start
Input panjang
Input lebar
Luas × lebar
End
3. Bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman adalah sebuah bahasa yang menerjemahkan perintah yang diberikan oleh pengguna dalam susunan intruksi berupa kode-kode ter-struktur kepada mesin komputer untuk mengerjakan suatu proses tertentu.
--> Memiliki tata bahasa dengan aturan khusus dalam pendeklarasiannya.
--> Memiliki interupt library untuk menerjemahkan perintah yang di inputkan.
--> Menggunakan interpreter / compiler untuk menerjemahkan sintaks pemrograman kedalam bahasa mesin.
Bahasa pemrograman adalah sebuah bahasa yang menerjemahkan perintah yang diberikan oleh pengguna dalam susunan intruksi berupa kode-kode ter-struktur kepada mesin komputer untuk mengerjakan suatu proses tertentu.
--> Memiliki tata bahasa dengan aturan khusus dalam pendeklarasiannya.
--> Memiliki interupt library untuk menerjemahkan perintah yang di inputkan.
--> Menggunakan interpreter / compiler untuk menerjemahkan sintaks pemrograman kedalam bahasa mesin.
-] Jenis Bahasa pemrograman berdasarkan fungsinya :
Khusus : Cobol
Fortran
Assembler
Prólog
Umum : Visual basic
Java
Pascal
Delphi
Foxpro
Ada
Php
Fortran
Assembler
Prólog
Umum : Visual basic
Java
Pascal
Delphi
Foxpro
Ada
Php
-] Jenis bahasa pemrograman berdasarkan level bahasa pemrograman :
1. Bahasa tingkat rendah
2. Bahasa tingkat tinggi
2. Bahasa tingkat tinggi
--> Bahasa tingkat rendah / Low level language adalah bahasa yang hanya dimengerti oleh mesin berupa bilangan 0 dan 1 / on-off . Bahasa ini akan langsung di eksekusi mesin ketika intruksikan pengguna kepada mesin tanpa melalui translator.
Contohnya : Bahasa rakitan / Assembler.
Contohnya : Bahasa rakitan / Assembler.
--> Bahasa tingkat tinggi / High level language adalah bahasa yang dirancang mendekati bahasa manusia sehari-hari pada produktifnya, ketika di eksekusi , bahasa tingkat tinggi membutuhkan compiler untuk mentranslasikannya ke dalam bahasa mesin.
Contohnya : Java , Ada , Basic , Pascal , Delphi , Foxpro , Prólog , Cobol dan lainnya.
Contohnya : Java , Ada , Basic , Pascal , Delphi , Foxpro , Prólog , Cobol dan lainnya.
Ada yang sudah tau 2 jenis language translator ?
Berikut ini 2 jenis language translator :
1. Interpreter.
Kode pemograman akan diterjemahkan baris demi baris hingga akhir baris program. Meski terdapat eror pada sebuah baris tertentu , baris program sebelumnya tetap akan dieksekusi.
1. Interpreter.
Kode pemograman akan diterjemahkan baris demi baris hingga akhir baris program. Meski terdapat eror pada sebuah baris tertentu , baris program sebelumnya tetap akan dieksekusi.
2. Compiler.
Compiler akan memeriksa semua baris kode program yang sudah di deklarasikan sampai tidak terjadi eror. Jika ternyata ada kesalahan kode compiler akan menghentikan proses eksekusi dan memberitahukan letak kesalahan baris program dengan mengabaikan baris program sebelumnya.
Compiler akan memeriksa semua baris kode program yang sudah di deklarasikan sampai tidak terjadi eror. Jika ternyata ada kesalahan kode compiler akan menghentikan proses eksekusi dan memberitahukan letak kesalahan baris program dengan mengabaikan baris program sebelumnya.
Oke akhirnya selesai juga ea :v
Mudah kan ?
Tentu mudah ea :v
Mudah kan ?
Tentu mudah ea :v
Jika masih ada yang kurang dan ada salah pada penulisan kata nya saya mohon maaf dan Jagan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar biar rame ea :v
Males w kalau liat kolom komentar sepi Mulu tiap w upload :v
Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat :v



Keren mank😉
ReplyDeleteMakasih ster :v
DeleteGudd bang
ReplyDeleteMakasih ster :v
DeleteGud ea
ReplyDeleteOh iya gua mau bilang
Gua Gans Tq :')
Makasih ster :v
DeleteLu buriq
Gwe gans
Tq tq :v
Gud Stah
ReplyDeleteMakasih ster:v
Delete